Assalamualaikum😊
Ayuuk kita bahas tentang disrupsi dan ekstensi pustakawan
Disrupsi adalah sebuah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru, disrupsi berpotensi menggantikan pemain-pemain lama dengan yang baru dan disrupsi menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien dan lebih bermanfaat.
Era disrupsi didefinisikan sebagai suatu era dengan hampir ketiadaan sistem atau siklus kehidupannya yang semakin pendek. Karakteristiknya ada perubahan eksponensial, melahirkan sistem yang semakin serba cepat digunakan dan digantikan dengan sistem baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pada waktu tersebut.
Sedangkan Eksistensi pustakawan adalah kompetensi yang dapat digunakan sebagai syarat untuk dianggap mampu dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu. Kopetensi pustakawan dapat diwujudkan melalui seperangkat tindakan cerdas, yang digunakan penuh dengan tanggung jawab oleh individu sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dan efesien.
Adapun penyebab nya menurut Blandf mengatakan bahwa salah satu penyebab diskrupsi perpustakaan adalah pesatnya perkembangan teknologi perpustakaan digital. Untuk menghadapi disrupsi ini perlu ada skenario dalam mendisain informasi dalam proses pengembangan layanan perpustakaan digital, yaitu dengan teknik human computer-interaction ( HCI ) Methods dan Cognitive Walkthrough (CW) techmiques. Teknik HCI digunakan untuk mengetahui perpektif manusia dalam memanfaatkan teknologi komputer untuk mencari dan menemukan informasi. Dalam layanan perputakaan, teknik HCI untuk mengevaluasi user Interface web dan katalog perpustakaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar